Jalan Menuju Kebahagiaan

By | January 6, 2021

Jika Anda sudah tidak percaya dengan seseorang, maka kita coba untuk pantau segala aktivitas, interaksi bahkan komunikasinya. Salah satu yang paling sering dilakukan adalah dengan Cara Sadap WA. Anda bisa mengetahui dengan siapa melakukan interaksi bahkan apa saja isi interaksi yang dilakukan

Kebahagiaan adalah sesuatu yang begitu banyak orang perjuangkan setiap hari, namun seringkali hal itu luput dari mereka. Seringkali, mereka merasa bahwa kebahagiaan bisa menjadi milik mereka jika situasinya berbeda. Pernahkah Anda merasa seperti itu?

Begitu sering kita terjebak dalam apa yang saya sebut “seandainya”. Kalau saja suamiku lebih baik padaku. Kalau saja saya memiliki pekerjaan yang lebih baik. Andai saja anak-anak itu besar dan keluar rumah. Daftarnya bisa terus bertambah

Kita bisa membuang begitu banyak waktu berharga kita untuk memimpikan “seandainya saja”. Begitu banyak orang jatuh ke dalam perangkap ini dan berakhir dengan sengsara di sebagian besar hidup mereka

Masalahnya adalah mereka mencari kebahagiaan untuk datang kepada mereka entah bagaimana caranya. Seolah-olah itu adalah sesuatu yang bisa dimiliki. Ketika kebahagiaan benar-benar terjadi, hal itu tampak begitu cepat berlalu sehingga dengan cepat berlalu

Orang-orang secara keliru berpikir bahwa kebahagiaan hanyalah perasaan seperti kesenangan yang lewat. Saya di sini untuk memberi tahu Anda bahwa kebahagiaan bukanlah perasaan, itu bisa menjadi cara hidup. Kebahagiaan dapat menjadi milik Anda setiap hari jika Anda hanya mengikuti beberapa prinsip dasar

Pertama, Anda harus hidup di SEKARANG. Kemarin telah berlalu dan besok tidak dijanjikan kepada kami sehingga Anda harus hadir di saat ini

Kedua, Anda harus mengendalikan pemikiran Anda dan pikiran yang melewati pikiran Anda. Kebahagiaan bisa disebut kondisi pikiran dan jalan menuju kebahagiaan adalah membawa pikiran Anda ke kondisi yang semestinya

Jika saya tinggal di Texas dan ingin berada di California, saya perlu mengubah negara bagian. Agar saya berada dalam keadaan itu, saya perlu melakukan beberapa perubahan. Dalam analogi ini kami akan memutuskan untuk naik kereta. Kereta harus menuju ke arah yang benar dan kita akan sampai di tempat tujuan. Kita harus tahu kereta mana yang kita naiki, atau kita mungkin berakhir di tempat yang tidak kita inginkan

Pikirkan kereta ini sebagai pikiran Anda. Benar, alur pemikiran Anda. Jika Anda tidak ingin tinggal di Texas, Anda harus naik kereta yang benar. Jika Anda membiarkan pikiran masuk ke dalam pikiran Anda maka Anda akan dibawa ke sana kemari dan tidak pernah sampai di tujuan yang Anda inginkan

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana kita naik kereta yang benar? Tiket untuk naik kereta yang benar disebut syukur. Bersyukur adalah sebuah sikap dan saat kita memandang semua yang harus kita syukuri alih-alih memikirkan apa masalah kita, kita akan menemukan bahwa kita juga dapat dibawa pergi ke keadaan yang kita inginkan. Ada jalan menuju kebahagiaan dan jalan itu adalah rasa syukur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *